Mobil Pemkab Gowa Dibakar Massa

Truk pengangkut sampah milik Dinas Kebersihan Kabupaten Gowa dibakar massa karena menabrak dua warga hingga tewas,sekitar pukul 06.00 Wita, kemarin. Menurut informasi yang diterima Gito akibat kecelakaan tersebut terjadi kemacetan panjang selama dua jam.Aksi pembakaran itu terjadi di jalan poros Sungguminasa- Takalar, tepatnya di Kelurahan Bontorea,Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Sementara itu, kedua korban tewas,yakni Ahmad Dg Gassing, 49, dan putrinya,Hamidah, 18.Kedua korban merupakan warga Kelurahan Bontorea, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

Truk itu pun langsung dibakar massa yang marah.Beberapa aparat yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pun tak dapat berbuat banyak. Kendati demikian, sopir yang diketahui bernama Syamsuriadi, langsung lari menuju Mapolresta Gowa sehingga selamat dari amukan warga. “Ratusan massa spontanitas langsung menarik mobil untuk dibakar memakai solar.

Apalagi sebagian besar warga di sini juga masih keluarga korban,” kata Rahmat, salah satu saksi mata,kemarin. Informasi yang dihimpun harian Seputar Indonesia (SI) di TKP menyebutkan, kecelakaan bermula truk bernomor polisi DD 9022 B melaju kencang dari Sungguminasa ke arah Takalar. Syamsuriadi, sopir truk,diduga mengemudi dalam keadaan mengantuk.

Pada waktu yang bersamaan, Ahmad Dg Gassing keluar dari rumahnya mengendarai sepeda motor berboncengan dengan anaknya, Hamidah.Lantaran tak dapat mengendalikan kemudinya, truk itu pun langsung menabrak kedua korban dari arah belakang. Rumah korban diketahui berada persis di samping jalan poros. Akibatnya, Hamidah tewas seketika di TKP dalam perut terbelah dua dan usus terburai.

Bahkan jenazah korban harus dijahit petugas dokkes dari Forensik Polda Sulselbar dan Polresta Gowa, disaksikan ibu dan keluarga korban yang tampak menangis histeris. Sementara itu,Ahmad Dg Gassing yang mengalami luka dan pendarahan hebat di kepala sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Sungguminasa. Namun,upaya ini tak membuahkan hasil.

Korban mengembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sementara itu, sepeda motor yang ditumpangi kedua korban terlempar hingga lima meter.Akibatnya, sepeda motor tersebut ringsek tak berbentuk. Menurut penuturan Lukman Ahmad,putra Ahmad Dg Gassing, ayah dan saudaranya bermaksud ingin ke rumah neneknya.

“Saat mereka keluar,langsung ditabrak dari belakang dan tidak tertolong,” ujarnya sembari terisak. Kapolresta Gowa Rudi Hannanto mengaku sudah menerima laporan peristiwa itu. Menurut Rudi, aparatnya sudah menarik bangkai truk tersebut menggunakan mobil PJR.

Selain itu, sopir truk tersebut sudah diamankan. “Terkait pembakaran,murni tindakan spontanitas warga. Tidak ada unsur kesengajaan atau masalah lainnya,”tandasnya. Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas PU Gowa Burhan yang dikonfirmasi,tak mau berkomentar banyak. “Yang jelas, armada sampah kami kini kembali berkurang,”katanya.

This entry was posted in . Bookmark the permalink.

Leave a Reply